Archive for November, 2006

Another test

Tuesday, November 28th, 2006

10_1 am i a lucky person???

You are The Wheel of Fortune

Good fortune and happiness but sometimes a species of intoxication with success

The Wheel of Fortune is all about big things, luck, change, fortune. Almost always good fortune. You are lucky in all things that you do and happy with the things that come to you. Be careful that success does not go to your head however. Sometimes luck can change.

What Tarot Card are You?
Take the Test to Find Out.

Kuasa Allah

Friday, November 10th, 2006

saya habis terima mail dibawah ini

KISAH NYATA
Ini tulisan saya di harian pagi Riau Pos, Ahad 1
Oktober 2006. semoga bermanfaat
Kesaksian Warga Bengkalis yang Mati Suri dalam Temu Alumni ESQ
”Menyaksikan Orang Disiksa dan Ingin Kembali ke Dunia”
Laporan Idris Ahmad - Pekanbaru
Pengalaman mati suri seperti yang dialami Aslina, telah pula dirasakan banyak orang. Seorang peneliti dan meraih gelar doktor filsafat dari Universitas Virginia Dr Raymond A Moody pernah meneliti fenomena ini. Hasilnya orang mati suri rata-rata memiliki pengalaman yang hampir sama. Masuk lorong waktu dan ingin dikembalikan ke dunia.

Berikut catatan Riau Pos yang turut serta mendengarkan kesaksian Aslina dalam temu Alumni ESQ (emotional, spiritual, quotient) Ahad (24/9) di Hotel Mutiara Merdeka Pekanbaru. Catatan ini dilengkapi pula dengan penjelasan instruktur ESQ Legisan Sugimin yang mengutip Al-Quran yang menjelaskan orang yang mati itu ingin dikembalikan ke dunia, serta penelusuran melalui internet tentang Dr Raymond. Bagi pembaca yang ingin mengetahui perihal Dr Raymond dapat membuka situs ini dan hasil penelitian Raymond tentang mati suri dapat dibaca di buku Life After Life. Aslina adalah warga Bengkalis yang mati suri 24 Agustus 2006 lalu. Gadis berusia sekitar 25 tahun itu memberikan kesaksian saat nyawanya dicabut dan apa yang disaksikan ruhnya saat mati suri. Sebelum Aslina memberi kesaksian, pamannya Rustam Effendi memberikan penjelasan pembuka.
Aslina berasal dari keluarga sederhana, ia telah yatim. Sejak kecil cobaan telah datang kepada dirinya. Pada umur tujuh tahun tubuhnya terbakar api sehingga harus menjalani dua kali operasi. Menjelang usia SMA ia termakan racun. Tersebab itu ia menderita selama tiga tahun. Pada umur 20 tahun ia terkena gondok(hipertiroid). Gondok tersebut menyebabkan beberapa kerusakan pada jantung dan matanya. Karena penyakit gondok itu maka Jumat, 24 Agustus 2006 Aslina menjalani check-up atas gondoknya di Rumah Sakit Mahkota Medical Center (MMC) Melaka Malaysia. Hasil pemeriksaan menyatakan penyakitnya di ambang
batas sehingga belum bisa dioperasi.
”Kalau dioperasi maka akan terjadi pendarahan,’ ‘ jelas Rustam.
  Oleh karena itu Aslina hanya diberi obat. Namun kondisinya tetap lemah. Malamnya Aslina gelisah luar biasa, dan terpaksa pamannya membawa Aslina
kembali ke Mahkota sekitar pukul 12 malam itu. Ia dimasukkan ke unit gawat darurat (UGD),  saat itu detak jantungnya dan napasnya sesak.Lalu ia dibawa ke luar UGD masuk ke ruang perawatan. ”Aslina seperti orang ombak (menjelang sakratulmaut, red). Lalu saya ajarkan kalimat thoyyibah dan syahadat. Setelah itu dalam pandangan saya Aslina menghembuskan nafas terakhir,” ungkapnya. Usai Rustam memberi pengantar, lalu Aslina memberikan kesaksiaanya.
”Mati adalah pasti. Kita ini calon-calon mayat, calon penghuni kubur,” begitu ia mengawali kesaksiaanya setelah meminta seluruh hadirin yang memenuhi Grand Ball Room Hotel Mutiara Merdeka Pekanbaru tersebut membacakan shalawat untuk Nabi Muhammad SAW. Tak lupa ia juga menasehati jamaah untuk memantapkan iman, amal dan ketakwaan sebelum mati datang. ”Saya telah merasakan mati,” ujar anak yatim itu. Hadirin terpaku mendengar kesaksian itu. Sungguh, lanjutya, terlalu sakit mati itu. Diceritakan, rasa sakit ketika nyawa dicabut itu seperti sakitnya kulit hewan ditarik dari daging, dikoyak. Bahkan lebih sakit lagi. ”Terasa malaikat mencabut (nyawa, red) dari kaki kanan saya,” tambahnya. Di saat itu ia sempat diajarkan oleh pamannya kalimat thoyibah. ”Saat di ujung napas, saya berzikir,” ujarnya. ”Sungguh sakitnya, Pak, Bu,” ulangnya di hadapan lebih dari 300 alumni ESQ Pekanbaru. Diungkapkan, ketika ruhnya telah tercabut dari
jasad, ia menyaksikan di sekelilingnya ada dokter, pamannya dan ia juga melihat jasadnya yang terbujur. Setelah itu datang dua malaikat serba putih mengucapkan Assalaimualaikum kepada ruh Aslina. ”Malaikat itu besar, kalau memanggil, jantung rasanya mau copot, gemetar,” ujar Aslina mencerita pengalaman matinya. Lalu malaikat itu bertanya:
> ‘’siapa Tuhanmu, apa
> agamamu,
> > dimana kiblatmu dan siapa nama orangtuamu.
" Ruh Aslina menjawab semua pertanyaan itu dengan lancar. Lalu ia dibawa ke alam barzah. ”Tak ada teman kecuali amal,” tambah Aslina yang Ahad malam itu berpakaian serba hijau. Seperti pengakuan pamannya, Aslina bukan seorang pendakwah, tapi malam itu ia tampil memberikan kesaksian bagaikan seorang muballighah. Di alam barzah ia melihat seseorang ditemani oleh sosok yang mukanya berkudis, badan berbulu dan mengeluarkan bau busuk. Mungkin sosok itulah adalah amal buruk dari orang tersebut. Aslina melanjutkan. ”Bapak, Ibu, ingatlah mati,” sekali lagi ia mengajak hadirin untuk bertaubat dan beramal sebelum ajal menjemput. Di alam barzah, ia melanjutkan kesaksiannya, ruh Aslina dipimpin oleh dua orang malaikat. Saat itu ia ingin sekali berjumpa dengan ayahnya. Lalu ia memanggil malaikat itu dengan ”Ayah”. ”Wahai ayah bisakah saya
bertemu dengan ayah saya,” tanyanya. Lalu muncullah satu sosok. Ruh Aslina tak mengenal sosok yang berusia antara 17-20 tahun itu. Sebab ayahnya meninggal saat berusia 65 tahun. Ternyata memang benar, sosok muda itu adalah ayahnya. Ruh Aslina mengucapkan salam ke ayahnya dan berkata: ”Wahai ayah, janji saya
telah sampai.” Mendengar itu ayah saya saya menangis. Lalu ayahnya berkata kepada Aslina. ”Pulanglah ke rumah, kasihan adik-adikmu. ” ruh Aslina pun menjawab. ”Saya tak bisa pulang, karena janji telah sampai”. Usai menceritakan dialog itu, Aslina mengingatkan kembali kepada hadirin bahwa alam barzah dan akhirat itu benar-benar ada. ”Alam barzah, akhirat, surga dan neraka itu betul ada. Akhirat adalah kekal,” ujarnya bak seorang pendakwah. Setelah dialog antara ruh Aslina dan ayahnya. Ayahnya tersebut menunduk. Lalu dua malaikat memimpinnya kembali, ia bertemu dengan perempuan yang beramal shaleh yang mukanya bercahaya dan wangi. Lalu ruh Aslina dibawa kursi yang empuk dan didudukkan di kursi tersebut, disebelahnya terdapat seorang perempuan yang menutup aurat, wajahnya cantik. Ruh Aslina bertanya kepada perempuan itu.
”Siapa kamu?” lalu perempuan itu menjawab.”Akulah (amal) kamu.”Selanjutnya ia dibawa bersama dua malaikat dan amalnya berjalan menelurusi lorong waktu melihat penderitaan manusia yang disiksa. Di sana ia melihat seorang laki-laki yang memikul besi seberat 500 ton, tangannya dirantai ke bahu, pakaiannya koyak-koyak dan baunya menjijikkan. Ruh Aslina bertanya kepada amalnya. ”Siapa manusia ini?” Amal Aslina menjawab orang tersebut ketika hidupnya suka membunuh orang. Lalu dilihatnya orang yang yang kulit dan dagingnya lepas. Ruh Aslina bertanya lagi ke amalnya tentang orang tersebut. Amalnya mengatakan bahwa manusia tersebut tidak pernah shalat bahkan tak bisa mengucapkan dunia kalimat syahadat ketika di dunia. Selanjutnya tampak pula oleh ruh Aslina manusia yang dihujamkan besi ke tubuhnya. Ternyata orang itu adalah manusia yang suka berzina. Tampak juga orang saling bunuh, manusia itu ketika hidup suka bertengkar dan mengancam orang lain. Dilihatkan juga pada ruh Aslina, orang yang
ditusuk dengan 80 tusukan, setiap tusukan terdapat 80 mata pisau yang tembus ke dadanya, lalu berlumuran darah, orang tersebut menjerit dan tidak ada yang menolongnya. Ruh Aslina bertanya pada amalnya. Dan dijawab orang tersebut adalah orang juga suka membunuh
. Tampak pula orang berkepala babi dan berbadan babi. Orang tersebut adalah orang yang suka berguru pada babi. Ada pula orang yang dihempaskan ke tanah lalu dibunuh. Orang tersebut adalah anak yang durhaka dan tidak mau memelihara orang tuanya ketika di dunia. Perjalanan menelusuri lorong waktu terus berlanjut. Sampailah ruh Aslina di malam yang gelap, kelam dan sangat pekat sehingga dua malaikat dan amalnya yang ada> disisinya tak tampak. Tiba-tiba muncul suara orang mengucap : Subnallah,Alhamdulillah dan Allahu Akbar. Tiba-tiba ada yang mengalungkan sesuatu di lehernya. Kalungan itu ternyata tasbih yang memiliki biji 99 butir. Perjalanan berlanjut. Ia nampak tepak tembaga yang sisi-sisinya mengeluarkan cahaya, di belakang tepak itu terdapat gambar kakbah. Di dalam tepak terdapat
batangan emas. Ruh Aslina bertanya pada amalnya tentang tepak itu. Amalnya menjawab tepak tersebut adalah husnul khatimah. (Husnul khatimah secara literlek berarti akhir yang baik. Yakni keadaan dimana manusia pada akhir hayatnya dalam keadaan (berbuat) baik,red). Selanjutnya ruh Aslina mendengarkan azan seperti azan di Mekkah. Ia pun mengatakan kepada amalnya.> ”Saya mau shalat.” Lalu dua malaikat yang memimpinnya melepaskan tangan ruh Aslina. ”Saya pun bertayamum, saya shalat seperti orang-orang di dunia shalat,”
ungkap Aslina. Selanjutnya ia kembali dipimpin untuk melihat Masjid Nabawi. Lalu
diperlihatkan pula kepada ruh Aslina, makam Nabi Muhammad SAW. Dimakam tersebut batangan-batangan emas di dalam tepak ”husnul khatimah” itu mengeluarkan cahaya terang. Berikutnya ia melihat cahaya seperti matahari tapi
agak kecil. Cahaya itu pun bicara kepada ruh Aslina. ”Tolong kau sampaikan kepada umat, untuk bersujud di hadapan Allah.” Selanjutnya ruh Aslina menyaksikan miliaran manusia dari berbagai abad berkumpul di satu lapangan yang sangat luas. Ruh Aslina hanya berjarak sekitar lima meter dari kumpulan manusia itu. Kumpulan manusia itu berkata. ”Cepatlah kiamat, aku tak tahan lagi di sini Ya Allah.” Manusia-manusia itu juga memohon. ”Tolong kembalikan aku ke dunia, aku
mau beramal.”
Begitulah di antara cerita Aslina terhadap apa yang dilihat ruhnya saat ia mati suri. Dalam kesaksiaannya ia senantiasa mengajak hadirin yang datang pada pertemuan alumni ESQ itu untuk bertaubat dan beramal shaleh serta tidak melanggar aturan Allah. Setelah kesaksian Aslina, instruktur Pelatihan ESQ Legisan Sugimin yang telah mendapat lisensi dari Ary Ginanjar (pengarang buku sekaligus penemu metode Pelatihan ESQ) menjelaskan bahwa fenomena mati suri dan apa yang disaksikan oleh orang yang mati suri pernah diteliti ilmuan Barat. Legisan mengemukakan pula, mungkin di antara alumni ESQ yang hadir pada Ahad (24/9) malam itu ada yang tidak percaya atau ragu terhadap kesaksian Aslina. Tapi yang
jelas, lanjutnya, rata-rata orang yang mati suri merasakan dan melihat hal yang hampir sama. ”Apa yang disampaikan Aslina, mungkin bukti yang ditunjukkan Allah kepada kita semua, ” ujarnya.Legisan menjelaskan penelitian oleh DrRaymond A Moody Jr tentang mati suri. Raymond mengemukakan orang mati suri itu dibawa masuk ke lorong waktu, di sana ia melihat rekaman seluruh apa yang telah ia lakukan selama hidupnya. Dan diakhir pengakuan orang mati suri itu berkata:
”Dan aku ingin agar aku dapat kembali dan membatalkan semuanya.”
Menanggapi kesaksian Aslina yang melihat orang-orang berteriak ingin dikembalikan ke dunia dan ingin beramal serta penelitian Raymond yang menyebutkan ”aku ingin agar aku dapat kembali dan
membatalkan semuanya,” Legisan mengutip ayat Al-Quran Surat Al-Mu’muninun (23) ayat 99-100:(Demikianlah keadaan orang-orang kafir itu),
> Hingga apabila datang kematian kepada seseorang dari mereka, dia berkata:”Ya, Tuhanku kembalikanlah aku (ke dunia).”(99). Agar aku berbuat amal yang saleh terhadap yang telah aku tinggalkan. Sekali-kali tidak. Sesungguhnya itu adalah perkataan yang diucapkannya saja. Dan di hadapan mereka ada dinding sampai hari mereka dibangkitkan. (100). Sebagai penguat dalil agar manusia bertaubat, dikutipkan juga Quran Surat Az-Zumar ayat 39: ”Dan kembalilah kamu kepada Tuhan-Mu, dan berserah dirilah kepada-Nya sebelum datang azab kepadamu kemudian kamu tidak dapat ditolong (lagi).” Usai pertemuan alumni itu, Aslina meminta nasehat dari Legisan. Intruktur ESQ itu menyarankan agar Aslina senatiasa berdakwah dan menyampaikan kesaksiaannya saat mati suri kepada masyarakat agar mereka bertaubat dan senantiasa mentaati perintah Allah dan menjauhi larangan-Nya. Setelah acara, banyak di antara alumni yang bersimpati dan ingin membantu pengobatan sakit gondoknya. Para hadirinpun menyempat diri untuk berfoto bersama Aslina. Semoga pembaca dapat mengambil pelajaran dari kesaksiaan.

Jadi langsung kepikiran untuk post,sebenernya sih dah banyak cerita seperti ini,,tapi tetep aja buat saya tergugah,,terhenyak dan g bisa berkata apa2 selain subhanallah, allahu akbar dan mencoba untuk bershalawat,entah saya langsung berpikiran bahwa betapa masih hinanya saya,,dan betapa saya merasa takut dan belum siap untuk menghampiri akhirat yang kekal,betapa banyak nya dosa yang telah saya perbuat,,betapa masih luluh lantah nya diri ini untuk menghadap YANG KUASA.,.Terus terang kadang saya sangat rindu untuk bertemu dengan Nabi Muhammad atau mungkin segera ingin untuk bertemu dengan NYA, pencipta semesta alam,tapi tetap tidak melakukan apa2 dan saya masih terlalu takut untuk menyandang konsekuensi akan perbuatan saya selama saya hidup di dunia,terlalu banyak kekhilafan yang telah saya lakukan di dunia ini,,Semoga Allah menjaga saya untuk selalu berjalan dalam agama dan keyakinan yang kuat akan diriNYA, Semoga Allah menetapkan iman saya,memberikan hidayah dan Semoga Allah selalu melindungi dan juga Memberikan iman kepada semua orang yang saya kasihi dan saya sayangi,.Amiiin,…

Tamu Agung

Thursday, November 9th, 2006

Para pembaca sekalian,pada tanggal 20 November nanti Tamu agung kan datang, kurang lebih selam 6jam diharapkan anda semua segera menyiapkan diri, hati, pikiran dan tidurrrrrr selama dia berada disini,,..(wuakakaka,..) ,,sibuknya pemerintah kita saat menyambut sang tamu agung yang padahal sih konon katanya sang Tamu agung ini adalah orang yang banyak dicela berbagai pihak,, Landasan helikopter disiapkan di empat lokasi, jaringan telepon seluler yang akan dimatikan untuk beberapa saat,menghentikan jalur penerbangan,tambahan skitar 2 juta watt, pedagang kaki lima di sekitar Kebun Raya Bogor (KRB) yang diminta menyingkir, jalan-jalan di sekitar KRB ditutup selama delapan jam, rute angkutan umum dialihkan sementara, dan penduduk di kantong-kantong permukiman padat dirazia. Malah ada gosip yang bilang kalau sejumlah sekolah yang berlokasi di sekitar KRB juga akan diliburkan. wah ribet banget siihh,..mang beneran "TAMU AGUNG" Y??? agung itu apa seehhh???(bodoh mode:on),.

tapi tetep aja mereka bilang bahwa ini bukan apa2,,ini adalah hal biasa untuk menyambut TAMU,,mereka tidak mengagungkan orang ini (mendewakan mungkin y) mereka hanya mencoba untuk menghargai dan menyediakan sarana yang layak sama sperti halnya TUAN RUMAH yang menyambut TAMUnya,.Tidak ada anggaran khusus untuk TAMU AGUNG ini,,,wahh brarti negara kita dah sama dengan negara kaya lainnya donk,,karena kalau menyambut tamu dengan 1milliar satu jam dan berjuta (hiperbola mode:on) fasilitas dan sarana, masih dibilang biasa dan tidak mengeluarkan anggaran khusus,,berarti negara kita kaya raya,((yah stidaknya standar dan tidak ada yang tidak bisa bersekolah toooh!!!)) indahnya kalau pemerintah juga memperlakukan dan menghargai rakyat nya sedikit sama dengan tamu agung ini,..sayangnya pemerintah kita terlalu mencintai diri mereka sendiri,,uufff,.

sebenernya siapa sih tamu agung kita ini??.(apa? orang yang memerintah kan menjatuhkan bom dan menghancur irak?)((apa lagi??orang yang menyebabkan  penderitaan bagi banyak umat manusia))hahhhh??)(*&^%$##@}{}|":)(bingung mode:on) koq  bisa jadi tamu agung??? karena eh karena dia juga memberi makan cacing2 penjilat yang membutuhkan kucuran dana untuk kehidupannya glamournya dan karena DIA adalah orang yang sangat pintar yang membuat banyak orang bodoh (yang akan tenggelam bersama dunia) untuk selalu bergantung dan menjadi kerbau yang dicocok hidungnya,..

dan alasan Tamu agung ini akan berada disini, pada tanggal dan jam yang telah diperkirakan,,Menurut teorinya siihh,,meneruskan pembicaran hubungan antara negara kita dan negaranya,,perdamaian,politik,,and bla,..bla,..bla,…tapi koq saya hanya bisa melihat kemunafikan dan kepintaran tamu agung kita ini untuk memonopoli semuanya yah,,,uuufff,,membingungkan

Dunia memang menjadi semakin membingungkan,,yang pintar membodohi yang bodoh,,yang bodoh mau dibodohi oleh yang pintar,..yang bodoh seakan pintar dan yang pintar seakan bodoh,,atau masa bodoh,..benarkah masyarakat tidak bisa melihat maksud baik pemerintah (dilihat dr besarnya hutang kali yah),,atau pemerintah yang tidak bisa melihat kesusahan dan sakit hati rakyat,..

ahhhhh kalau semakin diteruskan saya menjadi semakin bingungg,..mungkin saya masih terlalu muda dan kurang pengetahuan dalam dunia dan perkembangan (atau kemunduran) negara saya yang tercinta ini,ahhhhhhhh maafkan saya yah..semoga Allah selalu menjaga kita semua dalam kebenaran yang sebenar-benarnya,..

Nihon no eiga ga suki

Tuesday, November 7th, 2006

lagi ada waktu luang, jadi mau share sdikit tentang film2 and karya2 orang Jepang nih,.

start from…

Hari minggu kemarin saya nonton salah satu film/drama jepang yang famous banget dikalangannya,,yah emang rada telat sihh,but never be to late for something good,right?judulnya dikenal dengan sekai no chusshin de ai wo sakebu (crying out in the center of the world),cerita tentang seorang lelaki yang kembali ke ingatan masa silamnya dan berusaha menyelesaikan hal yang belum terselesaikan antara dia dengan pacar di masa lalu,,untuk membuat dirinya mengikhlaskan kepergian Aki(pacar remajany) karena penyakit leukimia,..

cerita yang sangat menyentuh perasaan karena menggambarkan kedalaman cinta Sakutaro akan Aki,,sehingga Sakutaro terus terbelenggu akan bayang2 Aki hingga dewasa sampai ia berusaha menuntaskan semuanya dengan menjalani apa yang kurang dalam kenangannya,..

film yang bagus untuk pencinta sad story drama,,sangat menyentuh dari tiap ceritanya,..dan untuk drama terbaru yang serupa tapi tak sama adalah Ichi Ritoru no Namida,,,atau kalau suka yang agak2 humor dan tidak serius,you can see Attention please,,atauuuuu juga bagi penggemar anime, you can try to see Hauru no ugoku shiro,,,,dan kalau mau lihat kehidupan mudamudi di jepang skarang ini, pasti nya Tokyo Drift (walaupun dengan sedikit dramatisasi,,tapi tetep keren dengan gayanya sendiri) ,,,by the way bicara tentang film 2 Jepang, bagi pencinta karya Jepang,,komik,film,drama,musik or fashion of japanese,disini tempatnya,..saya juga dah mampir koq,,juga dah sempat kenal dengan salah satu moderatornya,,pokoknya pas banget deh,,buat yang cari hal2 yang berbau jepang,,,wkakakak,,,*jadi ikut promosiin nih**dibayar g yahhh,,???

the point is japanese are so damn creative and they always trying to do their best,g semuanya sihh,..at least most of them do that,,

Nihon no hito

Tuesday, November 7th, 2006

heiii,,karena saya berhubungan dengan orang jepang,,jadi saya mau berbagi sedikit cerita tentang mereka,..

pernah ada kejadian waktu atasan saya mau makan di restoran,,eeeh supirnya salah jalan,,akibatnya Selamat sore mendatangi mobil dan berbicara bla,..bla,..bla,..trus nanya ke pak sopir,,orang jepang nya bisa bahasa indonesia?,..pak sopir menjawab tidak biar tidak memperbesar masalah,,(maklumlah polisi jaman skarang),,waktu ditanya anda bisa bahasa indonesia?,,eh atasan saya malah menjawab "maaf saya tidak bisa bicara bahasa indonesia" gerr,.alhasil yah dimintalah uang damai yang lebih besar dibandingkan biasanyaaaaaa,,,ahhhh,..repot g sih jadi orang asing di negara orang???

trusss,.. ada sikap mereka yang saya kagumi,,,begini ceeriitanya,..

pernah suatu hari dikantor saya (halah,..plak*) tiba-tiba mati lampu,.memang sih ada generator/disel/jetset,,tapi sempet mati juga,,,dan besok harinya sang pimpinan (tentunya orang jepang) datang ke semua perusahaan untuk minta maaf, coba deh bayangin gedung tempat saya itu ada 2 gedung,,dan lantai nya kira2 sampai 21 lantai,,wahhh bener2 tanggung jawab yang besarkan,emang sih naik lift,tapi kan tetep aj,,untuk melakukan hal itu butuh sebuah sifat kepemimpinan dan tanggung jawab yang besar,,,kaguuuuuum deh gwww,..

hayolah kita mencoba untuk mengambil sisi positif dari expatriate yang ada,..

jangan malah mengambil sisi positifnyaaa negatifnya,,,otreeeeeeeee

(gaya kan gww??"}{P"{}::P}||?>:{{!@#$%^_*plakk*)))))))

Liburannnnnnnnnnnnn

Monday, November 6th, 2006

ahhh,,stelah berjuta macam aktivitas,,,akhirnya saya mendapatkan liburan sminggu penuh di lebaran kemarinnn,,tapi sminggu yg penuh dengan jalan2 itu menjadikan nya liburan yang sangat singkat,,

hari pertama lebaran saya pergi ke Salemba, Kebun Jeruk, Depok (to see my father but still cant meet him anyway) dan terakhir ke bintaro lebaran sama nenek dari mama,ditemani makanan seperti biasa, ketupat, rendang,,sayur,ayam dll,,,waaaahhh tambah gemuk deh,

hari kedua saya dan kluarga pergi k bandung,,jalan-jalan-jalan-jalan,,rameeeee dan macet banget, betul kata mbak yang satu ini,,bahwa kalau lebaran,banyak pengunjung datang ke kota bandung,,,bandung jadi kota yang sama seperti Jakarta deh,,yah tentu tetap dengan ciri khasnya,,bermacam2 OUTLET ada disini,,,selain itu saya sekeluarga juga pergi ke Ice world yang ada di Bsm,,the point is i have great time in bandung,..

hari Ketiga (kamis) masih berada di bandung dan baru pulang malam harinya

hari keempat(jumat) saya pergi ke Pluit, ke rumah sepupunya mama,.

hari Kelima(sabtu) saya sekeluarga, tante dan nenek saya pergi ke serang untuk ziarah,,

Dannnnn akhirnya hari minggu menjadi hari untuk saya beristirahat,,walaupuuuuun masih kurangg,,karena hari senin sudah waktunya saya untuk kembali menjalani rutinitas,,,(((ngantukkk)))

Kembali lagi ke kehidupan deh,,kembali lagi mengisi kantong yang sudah terkuras untuk dana lebaran kemarinnn,,,

yah saya hanya bisa menyemangati diri saya sendiri,,,,,,,SEMANGAAAAAATTTT

Hidup adalah perjuangan kannnn,,..

jaa minna san ganbatte kudasaiiiii

Aku

Sunday, November 5th, 2006

Lagi lihat2 buku lama, eh ada sebaris tulisan yang pernah saya tulis,..karena lagi iseng,,saya pindah ke sini deh,..

Aku berdiri mematung dan tak berjiwa

Aku berada dalam jelaga tak berbatas

Aku dan hanya aku yang berada dalam luka panjang tak bertepi

hanya aku dengan luka bernanah dan tak terobati,,,

Rasa kusalah dalam diri ini

Mrasa tak waras dan seakan putus semua urat nadi

Aku menahan sakit dan kelam, yang hanya aku dan tuhan yang tahu

hati yang menjadi debu

Asa yang menjadi kelabu

Aku mungkin bukan diriku, Jiwaku tlah pergi mninggalkan raga ku

Lari dari dunia yang semu dan serba palsu

Senyumku dukaku

tawaku sepiku

sandiwara bagian hidupku

sampai dimanakah guratan nasibku

sampai kapankah ksanggupanku meniti takdir

Dalam jiwa yang terkoyak, tercabik, tenggelam dalam balutan raga ku

yang sempurna,..

ah,,jadi inget tmen2 saya yang dulu yang selalu saja menuliskan sesuatu atas rasa yang lagi terasa dalam hatinya,,,khususnya jenny,,dia tuh kreatif n imajinatif banget deh,..kapan nih bisa ktemu lagi yaaa

Ayat Ayat Cinta

Thursday, November 2nd, 2006

Ayat ayat cinta by Habiburrahman el shirazy

Pasti dah pada baca buku nya,,,menurut saya,bukunya bagus bangetttt,,banget,..banget,.. bener2x sebuah buku pembangun jiwa,..! memang sih untuk karakternya sangat sulit untuk diwujudkan pada jaman skarang ini,,,sribu satu mungkin ,,,tapi bener2 buat saya tersentuh n berkesan bgt dalam hati saya,,, Digambarkan bahwa khidupan itu tergantung bagaimana kita menjalaninya,, benar untuk yang mengatakan bahwa kita akan mendapat buah dari apa yang kita tanam,..dan untuk menjalani hidup adalah pilihan kita seutuhnya,,lantas kalau ada hasil yang kurang memuaskan,,tidak sepatutnya kita menyalahkan orang lain atau bahkan sang pencipta,,,namun harus banyak2 intropeksi diri,.

seperti crita disini yg saya baca dari salah satu blog yang pernah saya kunjungi

A BEAUTIFUL STORY ABOUT ATTITUDE

Jerry is a manager of a restaurant in America. He is always in a good mood and always has something positive to say. When someone would ask him how he was doing, he would always reply, “If I were any better, I would be twins!”

Many of the waiters at his restaurant quit their jobs when he changed jobs so they could follow him around from restaurant to restaurant. The reason the waiters followed Jerry was because of his attitude. He was a natural motivator. If an employee was having a bad day, Jerry was always there, telling the employee how to look on the positive side of the situation.

Seeing this style really made me curious, so one day I went up to Jerry and asked him, “I don’t get it! No one can be a positive person all of the time. How do you do it?”

Jerry replied, “Each morning I wake up and say to myself, I have two choices today. I can choose to be in a good mood or I can choose to be in a bad mood I always choose to be in a good mood. Each time something bad happens, I can choose to be a victim or I can choose to learn from it. I always choose to learn from it. Everytime someone comes to me complaining, I can choose to accept their complaining or I can point out the positive side of life. I always choose the positive side of life.”

“But it’s not always that easy,” I protested.

“Yes, it is,” Jerry said “Life is all about choices. When you cut away all the junk, every situation is a choice.You choose how you react to situations You choose how people will affect your mood. You choose to be in a good mood or bad mood. It’s your choice how you live your life.”

Several years later, I heard that Jerry accidentally did something you are never supposed to do in the restaurant business: left the back door of his restaurant open one morning and was robbed by three armed men. While trying to open the safe, his hand, shaking from nervousness slipped off the combination. The robbers panicked and shot him.

Luckily, Jerry was found quickly and rushed to the hospital.

After 18 hours of surgery and weeks of intensive care, Jerry was released fromthe hospital with fragments of the bullets still in his body. I saw Jerry aboutsix months after the accident. When I asked him how he was, he replied, “If I were any better, I’d be twins. Want to see my scars?” I declined to see his wounds, but did ask him what had gone through his mind as the robbery took place.

“The first thing that went through my mind was that I should have locked the back door,” Jerry replied. “Then, after they shot me, as I lay on the floor, Iremembered that I had twochoices: I could choose to live or choose to die. I chose to live.”

“Weren’t you scared?” I asked.

Jerry continued, “The paramedics were great. They kept telling me. I was going to be fine. But when they wheeled me into the Emergency Room and I saw the expressions on the faces of the doctors and nurses, I got really scared. In their eyes, I read ‘He’s a dead man.’ I knew I need to take action.”

“What did you do?” I asked.

“Well, there was a big nurse shouting questions at me,” said Jerry. “She asked if I was allergic to anything.”

‘Yes,’ I replied.

The doctors and nurses stopped working as they waited for my reply. I took a deep breath and yelled, ‘Bullets!’ Over their laughter, I told them, ‘I am choosing to live. Please operate on me as if I am alive, not dead’.”

Jerry lived thanks to the skill of his doctors, but also because of his amazing attitude. I learned from him that every day you have the choice to either enjoy your life or to hate it. The only thing that is truly yours that no one can control or take from you is your attitude, so if you can take care of that, everything else in life becomes much easier.

uupppzzz jadi kmana mana deh,,,intinya menurut saya buku Ayat ayat cinta bagus aja deh,,kalau ada lelaki seperti fahri,,,mau deh saya nikah muda,,,hehehe.,..

satu kalimat fahri yang biasa namun meresap di saya,.. bahwa tidak selalu kita harus menuruti perasaan , karena akal juga suatu anugrah dari illahi,..

sering saya mengira bahwa saya sudah cukup lebih menggunakan akal dibandingkan perasaan ,namun ternyata saya masih manusia kecil yg terkadang larut dalam perasaan,,,so now i will try to always be better person,better,,better n better emang lebih baek,,,,hehehe