when?

August 26th, 2008 by machrit

images

Click Here For Friendster Graphics at GraphicsHunt.com

Gi iseng-iseng browsing, eh malah nemuin quote dari film Notebook…

(>_<)

uhmmmm…

Kapan yach gw bisa ngerasa kaya gini
Nnnn ada orang yang merasakan hal seperti ini untuk gw…
huhu…

Satu tempat Dua pemikiran

August 20th, 2008 by machrit

Ketika Hati tak sejalan dengan Otak,…
Mana yang harus dipilih dan didahulukan???

Untukmu

December 27th, 2007 by machrit

Kau
Selalu disitu
Kau
Selalu menimbulkan rasa nyaman untukku
Kau
Dengan segala macam perubahan yang menyertai kedewasaan, Selalu menawanku
Kau
Bukan milikku, tapi kau memiliki sebagian hatiku
Kau
Selalu sedia untuk menopangku, walau itu berarti membuka luka lama hatimu
Kau, Kau, Kau…
Sempurna dalam segala kekurangan mu

Terimakasih

Untuk Mengukir dan menapak

Kisah

dalam buku kehidupanku

"Satu"

Duniaku

December 27th, 2007 by machrit

Takut untuk memulai
Takut untuk mengakhiri
Dan akhirnya karena ketakutan itu, aku terbungkus oleh sepi

Takut untuk mempercayai
Takut akan ketulusan
Dan akhirnya karena ketakutan itu lagi, aku terbungkus oleh sepi

Sadar bahwa hampir semuanya dalam kehidupan adalah jalan yang telah ditentukan
Tapi tetap merasa telah tercurangi oleh takdir, karna tak sanggup meraih angan
Sadar bahwa yang harus dilakukan adalah sebuah intropeksi diri sendiri
Tapi tetap berusaha mencari kambing hitam untuk terus disalahi

ketakutanku
kebodohanku
menghasilkan "sepi"

Harus sampai kapan?

Menginginkan perubahan?

Bisakah?

Blessed me

July 3rd, 2007 by machrit

Till today The greatest day is TODAY!!!
My feeling cant be better than NOW!!!

haha

June 29th, 2007 by machrit

Ternyata memang benar

BERKATA LEBIH MUDAH DARIPADA BERBUAT!!!

Omong Kosong

June 19th, 2007 by machrit

Hari ini sudah setengah jalan kulalui dan tadi pagi ada kejadian yang mengurangi kesan hari ini..Agak-agak kesel sih, tapi mau bagaimana lagi, yang namanya hidup tidak selalu menggembirakan toh??y y y dan tidak selalu menyedihkan (I know that). Namun kadang, ingin menjalani kehidupan ini lebih santai, menyenangkan, dan hidup apa adanya, hidup sebagaimana umur ini tertera. Namun, sadar bahwa masanya sudah lama menghilang dan semakin lama aku semakin kehilangan masa-masa itu. Hilang seiring dengan bertambahnya umur.
Penyesalan?bergunakah?"tidak"apakah buah dari penyesalan?"sakit hati dan terkurung dalam gambaran masa lalu". Jadi aku coba untuk terus menjalani hidup dengan harapan semoga nanti hidup ini kan menjadi lebih baik.
Namun terkadang sisi negatifku bertanya;
untuk apa manusia hidup?
untuk menyembah tuhan sematakah?
Kalau begitu, kenapa manusia tidak diciptakan sama dengan malaikat.
yang tiada nafsu sehingga senantiasa mampu melakukan semua hanya untuk diriNYA.
Kenapa?
Dunia yang kita tempati pun sudah semakin tua saja dan ditambah lagi dengan sejarah kebobrokan manusia yang selalu berulang.
Semua hal di dunia semakin kabur saja, kebenaran, kejahatan, hitam, putih, semua menjadi kabur dan timbul pembenaran-pembenaran yang diciptakan oleh manusia. Pembenaran yang berbeda tiap individu, ketika menguntungkan hal itu menjadi benar, ketika merugikan hal itu menjadi salah.
hampir tidak ada hal yang benar,-sebenar-benarnya. Karena sekarang, benar adalah mayoritas.
Mengapa?
Kerusakan bumi yang ditandai dengan munculnya pemanasan global pun sudah terjadi dan semakin lama semakin buruk saja keadaan dunia ini. Entah berapa lama lagi umur bumi ini, entah sampai kapan mampu menahan manusia yang tidak tahu terimakasih.
Kenapa?
Aku sebagai manusia hina yang hanya bisa bertanya, karena aku pun telah lelah dengan dunia, dengan kehidupan dan manusia-manusia yang seakan lebih hina dari binatang.
Dan aku pun bukan tergolong manusia suci dan mungkin mulai menjadi serupa dengan binatang. Dan aku tidak mengharap simpati atau belas kasih, karena aku pun hanya berharap kebaikan yang bisa membawaku turut serta dalam kebaikan dan membuatku menjadi manusia yang lebih baik.

"Aku hanyalah manusia biasa (Namun bukankah manusia diciptakan sebagai hambaNYA yang paling mulia)
Manusia adalah gudangnya kesalahan (Namun bukankah manusia diciptakan sebagai hambanya yang paling mulia)
Aku senantiasa tak berdaya (Namun bukankah manusia diciptakan sebagai hambaNYA yang paling mulia)
Lalu sebenarnya aku apa?
Yang kucari sampai kini itu apa?
Lalu sebenarnya selama ini dimana aku bertapa?
Aku tidak mengerti,
Atau entah tak mau mengerti
Mungkin aku bodoh,
hmmm atau mungkin kuberpura-pura bodoh
Seribu macam hal baik bisa saja kukatakan
Namun, untuk menipu siapa?
Orang lainkah? atau malah menipu diri sendiri?
yah,,walaupun diri ini hina, dan telah tercebur basah,,,
Namun kutetap berharap agar kutak karam..
karena katanya
Manusia diciptakan sebagai hambaNYA yang paling mulia…

Another test

November 28th, 2006 by machrit

10_1 am i a lucky person???

You are The Wheel of Fortune

Good fortune and happiness but sometimes a species of intoxication with success

The Wheel of Fortune is all about big things, luck, change, fortune. Almost always good fortune. You are lucky in all things that you do and happy with the things that come to you. Be careful that success does not go to your head however. Sometimes luck can change.

What Tarot Card are You?
Take the Test to Find Out.

Kuasa Allah

November 10th, 2006 by machrit

saya habis terima mail dibawah ini

KISAH NYATA
Ini tulisan saya di harian pagi Riau Pos, Ahad 1
Oktober 2006. semoga bermanfaat
Kesaksian Warga Bengkalis yang Mati Suri dalam Temu Alumni ESQ
”Menyaksikan Orang Disiksa dan Ingin Kembali ke Dunia”
Laporan Idris Ahmad - Pekanbaru
Pengalaman mati suri seperti yang dialami Aslina, telah pula dirasakan banyak orang. Seorang peneliti dan meraih gelar doktor filsafat dari Universitas Virginia Dr Raymond A Moody pernah meneliti fenomena ini. Hasilnya orang mati suri rata-rata memiliki pengalaman yang hampir sama. Masuk lorong waktu dan ingin dikembalikan ke dunia.

Berikut catatan Riau Pos yang turut serta mendengarkan kesaksian Aslina dalam temu Alumni ESQ (emotional, spiritual, quotient) Ahad (24/9) di Hotel Mutiara Merdeka Pekanbaru. Catatan ini dilengkapi pula dengan penjelasan instruktur ESQ Legisan Sugimin yang mengutip Al-Quran yang menjelaskan orang yang mati itu ingin dikembalikan ke dunia, serta penelusuran melalui internet tentang Dr Raymond. Bagi pembaca yang ingin mengetahui perihal Dr Raymond dapat membuka situs ini dan hasil penelitian Raymond tentang mati suri dapat dibaca di buku Life After Life. Aslina adalah warga Bengkalis yang mati suri 24 Agustus 2006 lalu. Gadis berusia sekitar 25 tahun itu memberikan kesaksian saat nyawanya dicabut dan apa yang disaksikan ruhnya saat mati suri. Sebelum Aslina memberi kesaksian, pamannya Rustam Effendi memberikan penjelasan pembuka.
Aslina berasal dari keluarga sederhana, ia telah yatim. Sejak kecil cobaan telah datang kepada dirinya. Pada umur tujuh tahun tubuhnya terbakar api sehingga harus menjalani dua kali operasi. Menjelang usia SMA ia termakan racun. Tersebab itu ia menderita selama tiga tahun. Pada umur 20 tahun ia terkena gondok(hipertiroid). Gondok tersebut menyebabkan beberapa kerusakan pada jantung dan matanya. Karena penyakit gondok itu maka Jumat, 24 Agustus 2006 Aslina menjalani check-up atas gondoknya di Rumah Sakit Mahkota Medical Center (MMC) Melaka Malaysia. Hasil pemeriksaan menyatakan penyakitnya di ambang
batas sehingga belum bisa dioperasi.
”Kalau dioperasi maka akan terjadi pendarahan,’ ‘ jelas Rustam.
  Oleh karena itu Aslina hanya diberi obat. Namun kondisinya tetap lemah. Malamnya Aslina gelisah luar biasa, dan terpaksa pamannya membawa Aslina
kembali ke Mahkota sekitar pukul 12 malam itu. Ia dimasukkan ke unit gawat darurat (UGD),  saat itu detak jantungnya dan napasnya sesak.Lalu ia dibawa ke luar UGD masuk ke ruang perawatan. ”Aslina seperti orang ombak (menjelang sakratulmaut, red). Lalu saya ajarkan kalimat thoyyibah dan syahadat. Setelah itu dalam pandangan saya Aslina menghembuskan nafas terakhir,” ungkapnya. Usai Rustam memberi pengantar, lalu Aslina memberikan kesaksiaanya.
”Mati adalah pasti. Kita ini calon-calon mayat, calon penghuni kubur,” begitu ia mengawali kesaksiaanya setelah meminta seluruh hadirin yang memenuhi Grand Ball Room Hotel Mutiara Merdeka Pekanbaru tersebut membacakan shalawat untuk Nabi Muhammad SAW. Tak lupa ia juga menasehati jamaah untuk memantapkan iman, amal dan ketakwaan sebelum mati datang. ”Saya telah merasakan mati,” ujar anak yatim itu. Hadirin terpaku mendengar kesaksian itu. Sungguh, lanjutya, terlalu sakit mati itu. Diceritakan, rasa sakit ketika nyawa dicabut itu seperti sakitnya kulit hewan ditarik dari daging, dikoyak. Bahkan lebih sakit lagi. ”Terasa malaikat mencabut (nyawa, red) dari kaki kanan saya,” tambahnya. Di saat itu ia sempat diajarkan oleh pamannya kalimat thoyibah. ”Saat di ujung napas, saya berzikir,” ujarnya. ”Sungguh sakitnya, Pak, Bu,” ulangnya di hadapan lebih dari 300 alumni ESQ Pekanbaru. Diungkapkan, ketika ruhnya telah tercabut dari
jasad, ia menyaksikan di sekelilingnya ada dokter, pamannya dan ia juga melihat jasadnya yang terbujur. Setelah itu datang dua malaikat serba putih mengucapkan Assalaimualaikum kepada ruh Aslina. ”Malaikat itu besar, kalau memanggil, jantung rasanya mau copot, gemetar,” ujar Aslina mencerita pengalaman matinya. Lalu malaikat itu bertanya:
> ‘’siapa Tuhanmu, apa
> agamamu,
> > dimana kiblatmu dan siapa nama orangtuamu.
" Ruh Aslina menjawab semua pertanyaan itu dengan lancar. Lalu ia dibawa ke alam barzah. ”Tak ada teman kecuali amal,” tambah Aslina yang Ahad malam itu berpakaian serba hijau. Seperti pengakuan pamannya, Aslina bukan seorang pendakwah, tapi malam itu ia tampil memberikan kesaksian bagaikan seorang muballighah. Di alam barzah ia melihat seseorang ditemani oleh sosok yang mukanya berkudis, badan berbulu dan mengeluarkan bau busuk. Mungkin sosok itulah adalah amal buruk dari orang tersebut. Aslina melanjutkan. ”Bapak, Ibu, ingatlah mati,” sekali lagi ia mengajak hadirin untuk bertaubat dan beramal sebelum ajal menjemput. Di alam barzah, ia melanjutkan kesaksiannya, ruh Aslina dipimpin oleh dua orang malaikat. Saat itu ia ingin sekali berjumpa dengan ayahnya. Lalu ia memanggil malaikat itu dengan ”Ayah”. ”Wahai ayah bisakah saya
bertemu dengan ayah saya,” tanyanya. Lalu muncullah satu sosok. Ruh Aslina tak mengenal sosok yang berusia antara 17-20 tahun itu. Sebab ayahnya meninggal saat berusia 65 tahun. Ternyata memang benar, sosok muda itu adalah ayahnya. Ruh Aslina mengucapkan salam ke ayahnya dan berkata: ”Wahai ayah, janji saya
telah sampai.” Mendengar itu ayah saya saya menangis. Lalu ayahnya berkata kepada Aslina. ”Pulanglah ke rumah, kasihan adik-adikmu. ” ruh Aslina pun menjawab. ”Saya tak bisa pulang, karena janji telah sampai”. Usai menceritakan dialog itu, Aslina mengingatkan kembali kepada hadirin bahwa alam barzah dan akhirat itu benar-benar ada. ”Alam barzah, akhirat, surga dan neraka itu betul ada. Akhirat adalah kekal,” ujarnya bak seorang pendakwah. Setelah dialog antara ruh Aslina dan ayahnya. Ayahnya tersebut menunduk. Lalu dua malaikat memimpinnya kembali, ia bertemu dengan perempuan yang beramal shaleh yang mukanya bercahaya dan wangi. Lalu ruh Aslina dibawa kursi yang empuk dan didudukkan di kursi tersebut, disebelahnya terdapat seorang perempuan yang menutup aurat, wajahnya cantik. Ruh Aslina bertanya kepada perempuan itu.
”Siapa kamu?” lalu perempuan itu menjawab.”Akulah (amal) kamu.”Selanjutnya ia dibawa bersama dua malaikat dan amalnya berjalan menelurusi lorong waktu melihat penderitaan manusia yang disiksa. Di sana ia melihat seorang laki-laki yang memikul besi seberat 500 ton, tangannya dirantai ke bahu, pakaiannya koyak-koyak dan baunya menjijikkan. Ruh Aslina bertanya kepada amalnya. ”Siapa manusia ini?” Amal Aslina menjawab orang tersebut ketika hidupnya suka membunuh orang. Lalu dilihatnya orang yang yang kulit dan dagingnya lepas. Ruh Aslina bertanya lagi ke amalnya tentang orang tersebut. Amalnya mengatakan bahwa manusia tersebut tidak pernah shalat bahkan tak bisa mengucapkan dunia kalimat syahadat ketika di dunia. Selanjutnya tampak pula oleh ruh Aslina manusia yang dihujamkan besi ke tubuhnya. Ternyata orang itu adalah manusia yang suka berzina. Tampak juga orang saling bunuh, manusia itu ketika hidup suka bertengkar dan mengancam orang lain. Dilihatkan juga pada ruh Aslina, orang yang
ditusuk dengan 80 tusukan, setiap tusukan terdapat 80 mata pisau yang tembus ke dadanya, lalu berlumuran darah, orang tersebut menjerit dan tidak ada yang menolongnya. Ruh Aslina bertanya pada amalnya. Dan dijawab orang tersebut adalah orang juga suka membunuh
. Tampak pula orang berkepala babi dan berbadan babi. Orang tersebut adalah orang yang suka berguru pada babi. Ada pula orang yang dihempaskan ke tanah lalu dibunuh. Orang tersebut adalah anak yang durhaka dan tidak mau memelihara orang tuanya ketika di dunia. Perjalanan menelusuri lorong waktu terus berlanjut. Sampailah ruh Aslina di malam yang gelap, kelam dan sangat pekat sehingga dua malaikat dan amalnya yang ada> disisinya tak tampak. Tiba-tiba muncul suara orang mengucap : Subnallah,Alhamdulillah dan Allahu Akbar. Tiba-tiba ada yang mengalungkan sesuatu di lehernya. Kalungan itu ternyata tasbih yang memiliki biji 99 butir. Perjalanan berlanjut. Ia nampak tepak tembaga yang sisi-sisinya mengeluarkan cahaya, di belakang tepak itu terdapat gambar kakbah. Di dalam tepak terdapat
batangan emas. Ruh Aslina bertanya pada amalnya tentang tepak itu. Amalnya menjawab tepak tersebut adalah husnul khatimah. (Husnul khatimah secara literlek berarti akhir yang baik. Yakni keadaan dimana manusia pada akhir hayatnya dalam keadaan (berbuat) baik,red). Selanjutnya ruh Aslina mendengarkan azan seperti azan di Mekkah. Ia pun mengatakan kepada amalnya.> ”Saya mau shalat.” Lalu dua malaikat yang memimpinnya melepaskan tangan ruh Aslina. ”Saya pun bertayamum, saya shalat seperti orang-orang di dunia shalat,”
ungkap Aslina. Selanjutnya ia kembali dipimpin untuk melihat Masjid Nabawi. Lalu
diperlihatkan pula kepada ruh Aslina, makam Nabi Muhammad SAW. Dimakam tersebut batangan-batangan emas di dalam tepak ”husnul khatimah” itu mengeluarkan cahaya terang. Berikutnya ia melihat cahaya seperti matahari tapi
agak kecil. Cahaya itu pun bicara kepada ruh Aslina. ”Tolong kau sampaikan kepada umat, untuk bersujud di hadapan Allah.” Selanjutnya ruh Aslina menyaksikan miliaran manusia dari berbagai abad berkumpul di satu lapangan yang sangat luas. Ruh Aslina hanya berjarak sekitar lima meter dari kumpulan manusia itu. Kumpulan manusia itu berkata. ”Cepatlah kiamat, aku tak tahan lagi di sini Ya Allah.” Manusia-manusia itu juga memohon. ”Tolong kembalikan aku ke dunia, aku
mau beramal.”
Begitulah di antara cerita Aslina terhadap apa yang dilihat ruhnya saat ia mati suri. Dalam kesaksiaannya ia senantiasa mengajak hadirin yang datang pada pertemuan alumni ESQ itu untuk bertaubat dan beramal shaleh serta tidak melanggar aturan Allah. Setelah kesaksian Aslina, instruktur Pelatihan ESQ Legisan Sugimin yang telah mendapat lisensi dari Ary Ginanjar (pengarang buku sekaligus penemu metode Pelatihan ESQ) menjelaskan bahwa fenomena mati suri dan apa yang disaksikan oleh orang yang mati suri pernah diteliti ilmuan Barat. Legisan mengemukakan pula, mungkin di antara alumni ESQ yang hadir pada Ahad (24/9) malam itu ada yang tidak percaya atau ragu terhadap kesaksian Aslina. Tapi yang
jelas, lanjutnya, rata-rata orang yang mati suri merasakan dan melihat hal yang hampir sama. ”Apa yang disampaikan Aslina, mungkin bukti yang ditunjukkan Allah kepada kita semua, ” ujarnya.Legisan menjelaskan penelitian oleh DrRaymond A Moody Jr tentang mati suri. Raymond mengemukakan orang mati suri itu dibawa masuk ke lorong waktu, di sana ia melihat rekaman seluruh apa yang telah ia lakukan selama hidupnya. Dan diakhir pengakuan orang mati suri itu berkata:
”Dan aku ingin agar aku dapat kembali dan membatalkan semuanya.”
Menanggapi kesaksian Aslina yang melihat orang-orang berteriak ingin dikembalikan ke dunia dan ingin beramal serta penelitian Raymond yang menyebutkan ”aku ingin agar aku dapat kembali dan
membatalkan semuanya,” Legisan mengutip ayat Al-Quran Surat Al-Mu’muninun (23) ayat 99-100:(Demikianlah keadaan orang-orang kafir itu),
> Hingga apabila datang kematian kepada seseorang dari mereka, dia berkata:”Ya, Tuhanku kembalikanlah aku (ke dunia).”(99). Agar aku berbuat amal yang saleh terhadap yang telah aku tinggalkan. Sekali-kali tidak. Sesungguhnya itu adalah perkataan yang diucapkannya saja. Dan di hadapan mereka ada dinding sampai hari mereka dibangkitkan. (100). Sebagai penguat dalil agar manusia bertaubat, dikutipkan juga Quran Surat Az-Zumar ayat 39: ”Dan kembalilah kamu kepada Tuhan-Mu, dan berserah dirilah kepada-Nya sebelum datang azab kepadamu kemudian kamu tidak dapat ditolong (lagi).” Usai pertemuan alumni itu, Aslina meminta nasehat dari Legisan. Intruktur ESQ itu menyarankan agar Aslina senatiasa berdakwah dan menyampaikan kesaksiaannya saat mati suri kepada masyarakat agar mereka bertaubat dan senantiasa mentaati perintah Allah dan menjauhi larangan-Nya. Setelah acara, banyak di antara alumni yang bersimpati dan ingin membantu pengobatan sakit gondoknya. Para hadirinpun menyempat diri untuk berfoto bersama Aslina. Semoga pembaca dapat mengambil pelajaran dari kesaksiaan.

Jadi langsung kepikiran untuk post,sebenernya sih dah banyak cerita seperti ini,,tapi tetep aja buat saya tergugah,,terhenyak dan g bisa berkata apa2 selain subhanallah, allahu akbar dan mencoba untuk bershalawat,entah saya langsung berpikiran bahwa betapa masih hinanya saya,,dan betapa saya merasa takut dan belum siap untuk menghampiri akhirat yang kekal,betapa banyak nya dosa yang telah saya perbuat,,betapa masih luluh lantah nya diri ini untuk menghadap YANG KUASA.,.Terus terang kadang saya sangat rindu untuk bertemu dengan Nabi Muhammad atau mungkin segera ingin untuk bertemu dengan NYA, pencipta semesta alam,tapi tetap tidak melakukan apa2 dan saya masih terlalu takut untuk menyandang konsekuensi akan perbuatan saya selama saya hidup di dunia,terlalu banyak kekhilafan yang telah saya lakukan di dunia ini,,Semoga Allah menjaga saya untuk selalu berjalan dalam agama dan keyakinan yang kuat akan diriNYA, Semoga Allah menetapkan iman saya,memberikan hidayah dan Semoga Allah selalu melindungi dan juga Memberikan iman kepada semua orang yang saya kasihi dan saya sayangi,.Amiiin,…

Tamu Agung

November 9th, 2006 by machrit

Para pembaca sekalian,pada tanggal 20 November nanti Tamu agung kan datang, kurang lebih selam 6jam diharapkan anda semua segera menyiapkan diri, hati, pikiran dan tidurrrrrr selama dia berada disini,,..(wuakakaka,..) ,,sibuknya pemerintah kita saat menyambut sang tamu agung yang padahal sih konon katanya sang Tamu agung ini adalah orang yang banyak dicela berbagai pihak,, Landasan helikopter disiapkan di empat lokasi, jaringan telepon seluler yang akan dimatikan untuk beberapa saat,menghentikan jalur penerbangan,tambahan skitar 2 juta watt, pedagang kaki lima di sekitar Kebun Raya Bogor (KRB) yang diminta menyingkir, jalan-jalan di sekitar KRB ditutup selama delapan jam, rute angkutan umum dialihkan sementara, dan penduduk di kantong-kantong permukiman padat dirazia. Malah ada gosip yang bilang kalau sejumlah sekolah yang berlokasi di sekitar KRB juga akan diliburkan. wah ribet banget siihh,..mang beneran "TAMU AGUNG" Y??? agung itu apa seehhh???(bodoh mode:on),.

tapi tetep aja mereka bilang bahwa ini bukan apa2,,ini adalah hal biasa untuk menyambut TAMU,,mereka tidak mengagungkan orang ini (mendewakan mungkin y) mereka hanya mencoba untuk menghargai dan menyediakan sarana yang layak sama sperti halnya TUAN RUMAH yang menyambut TAMUnya,.Tidak ada anggaran khusus untuk TAMU AGUNG ini,,,wahh brarti negara kita dah sama dengan negara kaya lainnya donk,,karena kalau menyambut tamu dengan 1milliar satu jam dan berjuta (hiperbola mode:on) fasilitas dan sarana, masih dibilang biasa dan tidak mengeluarkan anggaran khusus,,berarti negara kita kaya raya,((yah stidaknya standar dan tidak ada yang tidak bisa bersekolah toooh!!!)) indahnya kalau pemerintah juga memperlakukan dan menghargai rakyat nya sedikit sama dengan tamu agung ini,..sayangnya pemerintah kita terlalu mencintai diri mereka sendiri,,uufff,.

sebenernya siapa sih tamu agung kita ini??.(apa? orang yang memerintah kan menjatuhkan bom dan menghancur irak?)((apa lagi??orang yang menyebabkan  penderitaan bagi banyak umat manusia))hahhhh??)(*&^%$##@}{}|":)(bingung mode:on) koq  bisa jadi tamu agung??? karena eh karena dia juga memberi makan cacing2 penjilat yang membutuhkan kucuran dana untuk kehidupannya glamournya dan karena DIA adalah orang yang sangat pintar yang membuat banyak orang bodoh (yang akan tenggelam bersama dunia) untuk selalu bergantung dan menjadi kerbau yang dicocok hidungnya,..

dan alasan Tamu agung ini akan berada disini, pada tanggal dan jam yang telah diperkirakan,,Menurut teorinya siihh,,meneruskan pembicaran hubungan antara negara kita dan negaranya,,perdamaian,politik,,and bla,..bla,..bla,…tapi koq saya hanya bisa melihat kemunafikan dan kepintaran tamu agung kita ini untuk memonopoli semuanya yah,,,uuufff,,membingungkan

Dunia memang menjadi semakin membingungkan,,yang pintar membodohi yang bodoh,,yang bodoh mau dibodohi oleh yang pintar,..yang bodoh seakan pintar dan yang pintar seakan bodoh,,atau masa bodoh,..benarkah masyarakat tidak bisa melihat maksud baik pemerintah (dilihat dr besarnya hutang kali yah),,atau pemerintah yang tidak bisa melihat kesusahan dan sakit hati rakyat,..

ahhhhh kalau semakin diteruskan saya menjadi semakin bingungg,..mungkin saya masih terlalu muda dan kurang pengetahuan dalam dunia dan perkembangan (atau kemunduran) negara saya yang tercinta ini,ahhhhhhhh maafkan saya yah..semoga Allah selalu menjaga kita semua dalam kebenaran yang sebenar-benarnya,..